Tampilkan postingan dengan label TENTANG RUQYAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TENTANG RUQYAH. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 November 2018

RUQYAH MEDIS DAN NON MEDIS



CAHAYA RUQYAH SYA'IYYAH
www.cahaya-ruqyah-syar'iyyah.com

Pengobatan menggunakan Al-Qur'an dan Doa-Doa Nabi saw. Insya allah menangani penyakit MEDIS & NON MEDIS berat dan riangan.

๐Ÿ‘‰Medis:
Tumor,  Kanker,  ginjal, jantung,  paru2, maag,  vertigo, migrain, pengapuran, syaraf kejepit, ambaien, dll.

๐Ÿ‘‰Non Medis:
Sihir,  guna2, teluh, santet, 'ain, gangguan jin,  ruqyah rumah,  tempat usaha,  dll.

In sya allah,  atas idzin-Nya penyakit-penyakit tersebut bisa diatasi dengan Al-Qur'an.

Yakinlah bahwa Al-Qur'an adalah "Syifa' likulli daa'-in" (penyembuh segala penyakit) atas idzin Allah.

ูˆَู†ُู†َุฒِّู„ُ ู…ِู†َ ุงู„ْู‚ُุฑْุขู†ِ ู…َุง ู‡ُูˆَ ุดِูَุงุกٌ ูˆَุฑَุญْู…َุฉٌ ู„ِู„ْู…ُุคْู…ِู†ِูŠู†َ (ุงู„ุฅุณุฑุงุก 82)
"Kami turunkan (sebagian) dari Al-qur'an ayat sebagai obat dan rahmat bagi orang-orang beriman."

Kesembuhan hanyalah milik Allah swt.

ุงู„ุงู†ุณุงู† ุจุงุงู„ุชููƒุฑ ูˆุงู„ู„ู‡ ุจุงุงู„ุชุฏุจูŠุฑ
"Manusia sebatas usaha sedangkan Allah yang menentukannya".

Minggu, 28 Februari 2016

JIN SULIT KELUAR DARI TUBUH PASIEN


JIN SULIT KELUAR DARI TUBUH PASIEN

 Sulit keluarnya jin dari dalam tubuh pasien ketika menjalani ruqyah merupakan permasalahan yang sangat besar bagi seorang praktisi ruqyah syariyyah dan pasien sendiri. Hal ini terjadi bukan kerena kurang ampuhnya amalan-amalan ruqyahnya (ayat-ayat Al-quran dan doa-doa nabi saw) melainkan adanya kekurangan pelaksananya (peruqyah atau pasien).
Kasus seperti ini sering terjadi terutama pada pasien gangguan jin yang tergolong berat. Dan penyebanya adalah karena kurangnya bertaubat (kembali ke jalan yang lebih baik).

Sulit keluarnya jin biasanya disebabkan oleh beberapa hal, antara lain:

PASIEN:
1.           Kurang yakin  bahwa  Al-quran sebagai obat/penyembuh, sehingga muncul keragu-raguan akan kesembuhan panyakitnya melalui ruqyah syariyyah. Atau masih menganggap remeh akan keampuhan Al-quran, sehingga terkadang Al-quran hanya dianggap sebagai obat alternative (pilihan terakhir). 
        Taubatnya: Yakinlah seyakin-yakinnya bahwa Al-quran adalah sarana penyembuh yang ampuh buat segala jenis penyakit, jangan ada keraguan sedikitpun.

2.           Belum sungguh-sungguh dalam bertaubat dan tazkiyyatun-nafsi (membersihkan jiwa/hati) dari sifat yang disukai oleh golongan jin, seperti masih memendam rasa benci, kesal, dendam, emosi/marah, prasangka buruk dll.
Taubatnya: Taubat dari kemusyrikan, hilangkan keyakinan terhadap kebendaan. Yakinlah bahwa tiada kekuatan selain dari Allah swt. Taubat dari sikap tercela, latihlah diri sendiri untuk selalu sabar/lapang dada, pemaaf, rendah hati, ramah dll.

3.           Masih sering melalaikan ibadah (wajib atau sunnah) dan kurangnya dzikrullah (mengingat Allah).
“dan jika syetan mengganggumu dengan suatu gangguan, Maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha mendengar lagi Maha mengetahui.” Fush-shilat:36
Taubatnya: Tunaikan ibadah secara benar baik yang wajib atau sunah, banyaklah mengingat Allah dengan memperbanyak dzikir.

4.           Kurang sungguh-sungguh dalam melawan pengaruh-pengaruh jin, sehingga datang rasa malas dan kantuk ketika menjalani ruqyah.
Taubatnya: Semangat dan berjuanglah demi kesembuhan anda. Usahakan tidak mengantuk, mungkin bisa dibantu dengan cara lain sebelum ruqyah untuk menghilangkan rasa kantuknya.

5.           Menjalani ruqyahnya bukan atas kemauan diri sendiri, melainkan karena dorongan orang  lain (karena keterpaksaan). 
Taubatnya: Tanamkan keinginan kuat dari diri sendiri karena andalah yang pertama akan merasakan nikmatnya kesembuhan. Tetapi perlu dukungan pihak lain untuk menumbuhkan semangat lebih.

6.           Masih terdapat benda-benda syirik & buhul (ikatan sihir) yg tersimpan di dalam rumahnya.
Taubatnya: Buang dan hilangkan benda-benda syirik yang di keramatkan atau benda lain yang dapat menjadi tempat tinggal para jin.

7.           Masih terikat perjanjian dengan jin, baik yang pernah dibuat oleh pasien atau leluhurnya.
Taubatnya: Putuskan perjanjiannya dengan jin. Jika perjanjian itu dibuat oleh leluhur anda, maka sering-seringlah berdoa: “Ya Allah putuskanlah perjanjian yang telah dibuat para leluhur kami dengan golongan jin untuk selama-lamanya, dan putuskanlah hubungan mereka dengan kami dan keturunan kami”.
Dengan banyak membaca ayat 1 surat At-Taubah untuk memutus perjanjian tersebut:

ุฃุนูˆุฐ ุจุงู„ู„ู‡ ู…ู† ุงู„ุดูŠุทุงู† ุงู„ุฑุฌูŠู…. ุจَุฑَุงุกَุฉٌ ู…ِู†َ ุงู„ู„َّู‡ِ ูˆَุฑَุณُูˆู„ِู‡ِ ุฅِู„َู‰ ุงู„َّุฐِูŠู†َ ุนَุงู‡َุฏْุชُู…ْ ู…ِู†َ ุงู„ْู…ُุดْุฑِูƒِูŠู†َ
Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk. (Inilah pernyataan) pemutusan hubungan dari Allah dan RasulNya (yang dihadapkan) kepada orang-orang musyrikin yang kamu (kaum muslimin) telah Mengadakan Perjanjian (dengan mereka). At-Taubah:1

8.           Masih merasa aman dan tenang berdampingan / berteman dengan khadam jin (masih berat melepasnya). Atau berat melepaskan ilmu-ilmu yang menyebabkan datangnya para khadam jin tersebut.
Taubatnya: Tinggalkan semua ilmu-ilmu yang membawa sesat itu dan hanya kepada Allahlah tempat berlindungnya.

9.           Merasa dirinya bersih dari gangguan jin, sekalipun setelah dilakukan ruqyah terdapat reaksi-reaksi yang menunjukkan adanya gangguan jin. 
Taubatnya: Sadari kalau pada dirinya terdapat pengaruh-pengaruh kejahatan golongan jin.

10.         Kurang khusyu’ dalam menjalani ruqyah.
Taubatnya: Dengarkan ayat-ayat ruqyah dengan khusyu’ dan vokus, diam dan tenangkan semua anggota badan, serahkan kepada Allah apapun yang terjadi, yakinlah bahwa Al-qur’an tidak akan mencelakakan kita, melainkan mendatangkan rahmat berupa kesembuhan dari Allah swt.

“Dan apabila dibacakan Al Quran, Maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat”. Al-A’raf:204.


Apabila hal-hal buruk diatas masih ada pada diri pasien maka ini akan menjadi penghalang / penghambat keluarnya jin dari badan pasien. Atau menjadi penyebab jin akan kembali lagi masuk ke tubuh pasien.



PERUQYAH

1.      Kurang ikhlas dalam mengamalkan ruqyahnya (masih terselip harapan, pujian dll).
2.      Belum memahami sepenuhnya tata cara dan persyaratan sebagai seorang praktisi ruqyah syariyyah.
3.      Masih memiliki sifat dan sikap tercela pada dirinya, sehingga membuat jin memiliki kekuatan.
4.      Masih ada kesalahan maksiat yang dilakukan saat meruqyah, sehingga Al-quran tidak memiliki kekuatan maksimal untuk mengalahkan jin.
5.     Tidak diawali dengan penyerahan diri kepada Allah / memohon perlindungan dan kekuatan kepada-Nya. Seolah-olah kekuatan / pertolongan hanya datang dari amalan ruqyahnya semata. 
6.      Stamina yang kurang mendukung, mungkin disebakan kondisi badan masih letih, lelah dll, sehingga berefek pada proses ruqyah yang tidak maksimal.

Keberhasilan hanyalah datang dari Allah swt





Sabtu, 10 Oktober 2015

AYAT-AYAT SIHIR


AYAT-AYAT SIHIR


Ayat-ayat dibawah ini bermanfaat untuk gangguan sihir secara umum.  Jika di amalkan / dibaca insyaallah segala jenis sihir lambat laun akan hancur.   Ayat-ayat ini bisa diamalkan untuk meruqyah pasien (orang lain) dan bisa juga untuk ruqyah mandiri (diri sendiri).

Sebelum mulai mengamalkan ayat-ayat tersebut maka sebaiknya niat dan memohon kepada Allah swt yang tulus dan ikhlas atas apa yang diharapkan. Lalu baca syahadat 3 x, istighfar 3 x, sholawat Nabi saw 3 x. Lalu pegang bagian tubuh yang dikeluhkan / kepala / punggung dengan tangan kanan kemudian mulai mengamalkannya.  Bacalah dengan benar dan tidak terburu-buru.

Jika untuk meruqyah diri sendiri, maka sebaiknya dibaca setiap habis shalat lima waktu atau setidaknya setiap habis shalat subuh dan maghrib.

Alangkah baiknya jika setiap surat dibaca 7 x / 3 x.


ุฃุนูˆุฐ ุจุงู„ู„ู‡ ู…ู† ุงู„ุดูŠุทุงู† ุงู„ุฑุฌูŠู…
ุจِุณْู…ِ ุงู„ู„ّู‡ِ ุงู„ุฑّุญْู…ู†ِ ุงู„ุฑّุญِูŠู…
1.          ุงู„ْุญَู…ْุฏُ ู„ู„ّู‡ِ ุฑَุจّ ุงู„ْุนَุงู„َู…ِูŠู†َ * ุงู„ุฑّุญْู…ู†ِ ุงู„ุฑّุญِูŠู…ِ * ู…َู„ِูƒِ ูŠَูˆْู…ِ ุงู„ุฏّูŠู†ِ * ุฅِูŠّุงูƒَ ู†َุนْุจُุฏُ ูˆุฅِูŠّุงูƒَ ู†َุณْุชَุนِูŠู†ُ * ุงู‡ْุฏِู†َุง ุงู„ุตّุฑَุงุทَ ุงู„ْู…ُุณْุชَู‚ِูŠู…َ * ุตِุฑَุงุทَ ุงู„ّุฐِูŠู†َ ุฃَู†ْุนَู…ْุชَ ุนَู„َูŠْู‡ِู…ْ ุบَูŠْุฑِ ุงู„ْู…َุบْุถُูˆุจِ ุนَู„َูŠْู‡ِู… ูˆَู„ุงَ ุงู„ุถّุขู„ّูŠู†َ 
2.          ุงู„َู…َ * ุฐَู„ِูƒَ ุงู„ْูƒِุชَุงุจُ ู„ุงَ ุฑَูŠْุจَ ูِูŠู‡ِ ู‡ُุฏًู‰ ู„ّู„ْู…ُุชّู‚ِูŠู† * ุงู„ّุฐِูŠู†َ ูŠُุคْู…ِู†ُูˆู†َ ุจِุงู„ْุบَูŠْุจِ ูˆَูŠُู‚ِูŠู…ُูˆู†َ ุงู„ุตّู„ุงุฉَ ูˆَู…ู…ّุง ุฑَุฒَู‚ْู†َุงู‡ُู…ْ ูŠُู†ْูِู‚ُูˆู†َ * ูˆุงู„ّุฐِูŠู†َ ูŠُุคْู…ِู†ُูˆู†َ ุจِู…َุข ุฃُู†ْุฒِู„َ ุฅِู„َูŠْูƒَ ูˆَู…َุข ุฃُู†ْุฒِู„َ ู…ِู† ู‚َุจْู„ِูƒَ ูˆَุจِุงู„ุงَุฎِุฑَุฉِ ู‡ُู…ْ ูŠُูˆู‚ِู†ُูˆู†َ * ุฃُูˆْู„َุฆِูƒَ ุนَู„َู‰َ ู‡ُุฏًู‰ ู…ّู† ุฑّุจّู‡ِู…ْ ูˆَุฃُูˆْู„َุฆِูƒَ ู‡ُู…ُ ุงู„ْู…ُูْู„ِุญُูˆู†َ 
3.          ุงู„ู„ّู‡ُ ู„ุงَ ุฅِู„َู‡َ ุฅِู„ุงّ ู‡ُูˆَ ุงู„ْุญَูŠّ ุงู„ْู‚َูŠّูˆู…ُ ู„ุงَ ุชَุฃْุฎُุฐُู‡ُ ุณِู†َุฉٌ ูˆَู„ุงَ ู†َูˆْู…ٌ ู„ّู‡ُ ู…َุง ูِูŠ ุงู„ุณّู…َุงูˆَุงุชِ ูˆَู…َุง ูِูŠ ุงู„ุฃุฑْุถِ ู…َู† ุฐَุง ุงู„ّุฐِูŠ ูŠَุดْูَุนُ ุนِู†ْุฏَู‡ُ ุฅِู„ุงّ ุจِุฅِุฐْู†ِู‡ِ ูŠَุนْู„َู…ُ ู…َุง ุจَูŠْู†َ ุฃَูŠْุฏِูŠู‡ِู…ْ ูˆَู…َุง ุฎَู„ْูَู‡ُู…ْ ูˆَู„ุงَ ูŠُุญِูŠุทُูˆู†َ ุจِุดَูŠْุกٍ ู…ّู†ْ ุนِู„ْู…ِู‡ِ ุฅِู„ุงّ ุจِู…َุง ุดَุขุกَ ูˆَุณِุนَ ูƒُุฑْุณِูŠّู‡ُ ุงู„ุณّู…َุงูˆَุงุชِ ูˆَุงู„ุฃุฑْุถَ ูˆَู„ุงَ ูŠَุคُูˆุฏُู‡ُ ุญِูْุธُู‡ُู…َุง ูˆَู‡ُูˆَ ุงู„ْุนَู„ِูŠّ ุงู„ْุนَุธِูŠู…ُ * ู„ุงَ ุฅِูƒْุฑَุงู‡َ ูِูŠ ุงู„ุฏّูŠู†ِ ู‚َุฏ ุชّุจَูŠّู†َ ุงู„ุฑّุดْุฏُ ู…ِู†َ ุงู„ْุบَูŠّ ูَู…َู†ْ ูŠَูƒْูُุฑْ ุจِุงู„ุทّุงุบُูˆุชِ ูˆَูŠْุคْู…ِู† ุจِุงู„ู„ّู‡ِ ูَู‚َุฏِ ุงุณْุชَู…ْุณَูƒَ ุจِุงู„ْุนُุฑْูˆَุฉِ ุงู„ْูˆُุซْู‚َู‰َ ู„ุงَ ุงู†ูِุตَุงู…َ ู„َู‡َุง ูˆَุงู„ู„ّู‡ُ ุณَู…ِูŠุนٌ ุนَู„ِูŠู…ٌ * ุงู„ู„ّู‡ُ ูˆَู„ِูŠّ ุงู„ّุฐِูŠู†َ ุขู…َู†ُูˆุงْ ูŠُุฎْุฑِุฌُู‡ُู…ْ ู…ّู†َ ุงู„ุธّู„ُู…َุงุชِ ุฅِู„َู‰ ุงู„ู†ّูˆุฑِ ูˆَุงู„ّุฐِูŠู†َ ูƒَูَุฑُูˆَุงْ ุฃَูˆْู„ِูŠَุขุคُู‡ُู…ُ ุงู„ุทّุงุบُูˆุชُ ูŠُุฎْุฑِุฌُูˆู†َู‡ُู…ْ ู…ّู†َ ุงู„ู†ّูˆุฑِ ุฅِู„َู‰ ุงู„ุธّู„ُู…َุงุชِ ุฃُูˆْู„َุฆِูƒَ ุฃَุตْุญَุงุจُ ุงู„ู†ّุงุฑِ ู‡ُู…ْ ูِูŠู‡َุง ุฎَุงู„ِุฏُูˆู†َ "ุงู„ุจู‚ุฑุฉ255- 258" 
4.          ุขู…َู†َ ุงู„ุฑّุณُูˆู„ُ ุจِู…َุข ุฃُู†ْุฒِู„َ ุฅِู„َูŠْู‡ِ ู…ِู† ุฑّุจّู‡ِ ูˆَุงู„ْู…ُุคْู…ِู†ُูˆู†َ ูƒُู„ّ ุขู…َู†َ ุจِุงู„ู„ّู‡ِ ูˆَู…َู„ุขุฆِูƒَุชِู‡ِ ูˆَูƒُุชُุจِู‡ِ ูˆَุฑُุณُู„ِู‡ِ ู„ุงَ ู†ُูَุฑّู‚ُ ุจَูŠْู†َ ุฃَุญَุฏٍ ู…ّู† ุฑّุณُู„ِู‡ِ ูˆَู‚َุงู„ُูˆุงْ ุณَู…ِุนْู†َุง ูˆَุฃَุทَุนْู†َุง ุบُูْุฑَุงู†َูƒَ ุฑَุจّู†َุง ูˆَุฅِู„َูŠْูƒَ ุงู„ْู…َุตِูŠุฑ * ู„ุงَ ูŠُูƒَู„ّูُ ุงู„ู„ّู‡ُ ู†َูْุณุงً ุฅِู„ุงّ ูˆُุณْุนَู‡َุง ู„َู‡َุง ู…َุง ูƒَุณَุจَุชْ ูˆَุนَู„َูŠْู‡َุง ู…َุง ุงูƒْุชَุณَุจَุชْ ุฑَุจّู†َุง ู„ุงَ ุชُุคَุงุฎِุฐْู†َุง ุฅِู† ู†ّุณِูŠู†َุข ุฃَูˆْ ุฃَุฎْุทَุฃْู†َุง ุฑَุจّู†َุง ูˆَู„ุงَ ุชَุญْู…ِู„ْ ุนَู„َูŠْู†َุข ุฅِุตْุฑุงً ูƒَู…َุง ุญَู…َู„ْุชَู‡ُ ุนَู„َู‰ ุงู„ّุฐِูŠู†َ ู…ِู† ู‚َุจْู„ِู†َุง ุฑَุจّู†َุง ูˆَู„ุงَ ุชُุญَู…ّู„ْู†َุง ู…َุง ู„ุงَ ุทَุงู‚َุฉَ ู„َู†َุง ุจِู‡ِ ูˆَุงุนْูُ ุนَู†ّุง ูˆَุงุบْูِุฑْ ู„َู†َุง ูˆَุงุฑْุญَู…ْู†َุข ุฃَู†ุชَ ู…َูˆْู„ุงَู†َุง ูَุงู†ْุตُุฑْู†َุง ุนَู„َู‰ ุงู„ْู‚َูˆْู…ِ ุงู„ْูƒَุงูِุฑِูŠู†َ "ุงู„ุจู‚ุฑุฉ 285- 286"
5.          ูˆَุงุชّุจَุนُูˆุงْ ู…َุง ุชَุชْู„ُูˆุงْ ุงู„ุดّูŠَุงุทِูŠู†ُ ุนَู„َู‰َ ู…ُู„ْูƒِ ุณُู„َูŠْู…َุงู†َ ูˆَู…َุง ูƒَูَุฑَ ุณُู„َูŠْู…َุงู†ُ ูˆَู„َูƒِู†ّ ุงู„ุดّูŠْุงุทِูŠู†َ ูƒَูَุฑُูˆุงْ ูŠُุนَู„ّู…ُูˆู†َ ุงู„ู†ّุงุณَ ุงู„ุณّุญْุฑَ ูˆَู…َุข ุฃُู†ْุฒِู„َ ุนَู„َู‰ ุงู„ْู…َู„َูƒَูŠْู†ِ ุจِุจَุงุจِู„َ ู‡َุงุฑُูˆุชَ ูˆَู…َุงุฑُูˆุชَ ูˆَู…َุง ูŠُุนَู„ّู…َุงู†ِ ู…ِู†ْ ุฃَุญَุฏٍ ุญَุชّู‰َ ูŠَู‚ُูˆู„ุงَ ุฅِู†ّู…َุง ู†َุญْู†ُ ูِุชْู†َุฉٌ ูَู„ุงَ ุชَูƒْูُุฑْ ูَูŠَุชَุนَู„ّู…ُูˆู†َ ู…ِู†ْู‡ُู…َุง ู…َุง ูŠُูَุฑّู‚ُูˆู†َ ุจِู‡ِ ุจَูŠْู†َ ุงู„ْู…َุฑْุกِ ูˆَุฒَูˆْุฌِู‡ِ ูˆَู…َุง ู‡ُู… ุจِุถَุขุฑّูŠู†َ ุจِู‡ِ ู…ِู†ْ ุฃَุญَุฏٍ ุฅِู„ุงّ ุจِุฅِุฐْู†ِ ุงู„ู„ّู‡ِ ูˆَูŠَุชَุนَู„ّู…ُูˆู†َ ู…َุง ูŠَุถُุฑّู‡ُู…ْ ูˆَู„ุงَ ูŠَู†ูَุนُู‡ُู…ْ ูˆَู„َู‚َุฏْ ุนَู„ِู…ُูˆุงْ ู„َู…َู†ِ ุงุดْุชَุฑَุงู‡ُ ู…َุง ู„َู‡ُ ูِูŠ ุงู„ุงَุฎِุฑَุฉِ ู…ِู†ْ ุฎَู„ุงَู‚ٍ ูˆَู„َุจِุฆْุณَ ู…َุง ุดَุฑَูˆْุงْ ุจِู‡ِ ุฃَู†ْูُุณَู‡ُู…ْ ู„َูˆْ ูƒَุงู†ُูˆุงْ ูŠَุนْู„َู…ُูˆู†َ ."ุงู„ุจู‚ุฑุฉ :102"
6.          ูˆَุฃَูˆْุญَูŠْู†َุข ุฅِู„َู‰َ ู…ُูˆุณَู‰َ ุฃَู†ْ ุฃَู„ْู‚ِ ุนَุตَุงูƒَ ูَุฅِุฐَุง ู‡ِูŠَ ุชَู„ْู‚َูُ ู…َุง ูŠَุฃْูِูƒُูˆู†َ * ูَูˆَู‚َุนَ ุงู„ْุญَู‚ّ ูˆَุจَุทَู„َ ู…َุง ูƒَุงู†ُูˆุงْ ูŠَุนْู…َู„ُูˆู†َ * ูَุบُู„ِุจُูˆุงْ ู‡ُู†َุงู„ِูƒَ ูˆَุงู†ู‚َู„َุจُูˆุงْ ุตَุงุบِุฑِูŠู†َ * ูˆَุฃُู„ْู‚ِูŠَ ุงู„ุณّุญَุฑَุฉُ ุณَุงุฌِุฏِูŠู†َ * ู‚َุงู„ُูˆَุงْ ุขู…َู†ّุง ุจِุฑَุจّ ุงู„ْุนَุงู„َู…ِูŠู†َ * ุฑَุจّ ู…ُูˆุณَู‰َ ูˆَู‡َุงุฑُูˆู†َ. "ุงู„ุฃุนุฑุงู: 117 –122"
7.          ูˆَู‚َุงู„َ ูِุฑْุนَูˆْู†ُ ุงุฆْุชُูˆู†ِูŠ ุจِูƒُู„ّ ุณَุงุญِุฑٍ ุนَู„ِูŠู…ٍ * ูَู„َู…ّุง ุฌَุขุกَ ุงู„ุณّุญَุฑَุฉُ ู‚َุงู„َ ู„َู‡ُู…ْ ู…ّูˆุณَู‰َ ุฃَู„ْู‚ُูˆุงْ ู…َุข ุฃَู†ุชُู…ْ ู…ّู„ْู‚ُูˆู†َ * ูَู„َู…ّุข ุฃَู„ْู‚ُูˆุงْ ู‚َุงู„َ ู…ُูˆุณَู‰َ ู…َุง ุฌِุฆْุชُู…ْ ุจِู‡ِ ุงู„ุณّุญْุฑُ ุฅِู†ّ ุงู„ู„ّู‡َ ุณَูŠُุจْุทِู„ُู‡ُ ุฅِู†ّ ุงู„ู„ّู‡َ ู„ุงَ ูŠُุตْู„ِุญُ ุนَู…َู„َ ุงู„ْู…ُูْุณِุฏِูŠู†َ * ูˆَูŠُุญِู‚ّ ุงู„ู„ّู‡ُ ุงู„ْุญَู‚ّ ุจِูƒَู„ِู…َุงุชِู‡ِ ูˆَู„َูˆْ ูƒَุฑِู‡َ ุงู„ْู…ُุฌْุฑِู…ُูˆู†َ. "ูŠูˆู†ุณ: 79- 81" 
8.          ู‚َุงู„ُูˆุงْ ูŠَู…ُูˆุณَู‰َ ุฅِู…ّุข ุฃَู† ุชُู„ْู‚ِูŠَ ูˆَุฅِู…ّุข ุฃَู† ู†ّูƒُูˆู†َ ุฃَูˆّู„َ ู…َู†ْ ุฃَู„ْู‚َู‰َ * ู‚َุงู„َ ุจَู„ْ ุฃَู„ْู‚ُูˆุงْ ูَุฅِุฐَุง ุญِุจَุงู„ُู‡ُู…ْ ูˆَุนِุตِูŠّู‡ُู…ْ ูŠُุฎَูŠّู„ُ ุฅِู„َูŠْู‡ِ ู…ِู† ุณِุญْุฑِู‡ِู…ْ ุฃَู†ّู‡َุง ุชَุณْุนَู‰َ * ูَุฃَูˆْุฌَุณَ ูِูŠ ู†َูْุณِู‡ِ ุฎِูŠูَุฉً ู…ّูˆุณَู‰َ* ู‚ُู„ْู†َุง ู„ุงَ ุชَุฎَูْ ุฅِู†ّูƒَ ุฃَู†ุชَ ุงู„ุฃุนْู„َู‰َ * ูˆَุฃَู„ْู‚ِ ู…َุง ูِูŠ ูŠَู…ِูŠู†ِูƒَ ุชَู„ْู‚َูْ ู…َุง ุตَู†َุนُูˆَุงْ ุฅِู†ّู…َุง ุตَู†َุนُูˆุงْ ูƒَูŠْุฏُ ุณَุงุญِุฑٍ ูˆَู„ุงَ ูŠُูْู„ِุญُ ุงู„ุณّุงุญِุฑُ ุญَูŠْุซُ ุฃَุชَู‰َ  ."ุทู‡65-69"
9.          ูˆَุฅِุฐْ ูŠَุนِุฏُูƒُู…ُ ุงู„ู„ّู‡ُ ุฅِุญْุฏَู‰ ุงู„ุทّุงุฆِูَุชِูŠْู†ِ ุฃَู†ّู‡َุง ู„َูƒُู…ْ ูˆَุชَูˆَุฏّูˆู†َ ุฃَู†ّ ุบَูŠْุฑَ ุฐَุงุชِ ุงู„ุดّูˆْูƒَุฉِ ุชَูƒُูˆู†ُ ู„َูƒُู…ْ ูˆَูŠُุฑِูŠุฏُ ุงู„ู„ّู‡ُ ุฃَู† ูŠُุญِู‚ّ ุงู„ุญَู‚ّ ุจِูƒَู„ِู…َุงุชِู‡ِ ูˆَูŠَู‚ْุทَุนَ ุฏَุงุจِุฑَ ุงู„ْูƒَุงูِุฑِูŠู†َ * ู„ِูŠُุญِู‚ّ ุงู„ْุญَู‚ّ ูˆَูŠُุจْุทِู„َ ุงู„ْุจَุงุทِู„َ ูˆَู„َูˆْ ูƒَุฑِู‡َ ุงู„ْู…ُุฌْุฑِู…ُูˆู†َ ."ุงู„ุฃู†ูุงู„ 7 – 8"
10.    ูˆَู‚َุฏِู…ْู†َุข ุฅِู„َู‰َ ู…َุง ุนَู…ِู„ُูˆุงْ ู…ِู†ْ ุนَู…َู„ٍ ูَุฌَุนَู„ْู†َุงู‡ُ ู‡َุจَุขุกً ู…ّู†ุซُูˆุฑุงً . "ุงู„ูุฑู‚ุงู†: 23"
11.    ู‚ُู„ْ ุฅِู†ّ ุฑَุจّูŠ ูŠَู‚ْุฐِูُ ุจِุงู„ْุญَู‚ّ ุนَู„ุงّู…ُ ุงู„ْุบُูŠُูˆุจِ * ู‚ُู„ْ ุฌَุขุกَ ุงู„ْุญَู‚ّ ูˆَู…َุง ูŠُุจْุฏِู‰ุกُ ุงู„ْุจَุงุทِู„ُ ูˆَู…َุง ูŠُุนِูŠุฏُ ."ุณุจุฃ:48-49 "
12.    ูˆَู‚ُู„ْ ุฌَุขุกَ ุงู„ْุญَู‚ّ ูˆَุฒَู‡َู‚َ ุงู„ْุจَุงุทِู„ُ ุฅِู†ّ ุงู„ْุจَุงุทِู„َ ูƒَุงู†َ ุฒَู‡ُูˆู‚ุงً "ุงู„ุฃุณุฑุงุก:81"
13.    ุจَู„ْ ู†َู‚ْุฐِูُ ุจِุงู„ْุญَู‚ّ ุนَู„َู‰ ุงู„ْุจَุงุทِู„ِ ูَูŠَุฏْู…َุบُู‡ُ ูَุฅِุฐَุง ู‡ُูˆَ ุฒَุงู‡ِู‚ٌ ูˆَู„َูƒُู…ُ ุงู„ْูˆَูŠْู„ُ ู…ِู…ّุง ุชَุตِูُูˆู†َ "ุงู„ุฃู†ุจูŠุงุก :18"
14.    ู‚َุงุชِู„ُูˆู‡ُู…ْ ูŠُุนَุฐّุจْู‡ُู…ُ ุงู„ู„ّู‡ُ ุจِุฃَูŠْุฏِูŠูƒُู…ْ ูˆَูŠُุฎْุฒِู‡ِู…ْ ูˆَูŠَู†ْุตُุฑْูƒُู…ْ ุนَู„َูŠْู‡ِู…ْ ูˆَูŠَุดْูِ ุตُุฏُูˆุฑَ ู‚َูˆْู…ٍ ู…ّุคْู…ِู†ِูŠู†َ * ูˆَูŠُุฐْู‡ِุจْ ุบَูŠْุธَ ู‚ُู„ُูˆุจِู‡ِู…ْ ูˆَูŠَุชُูˆุจُ ุงู„ู„ّู‡ُ ุนَู„َู‰َ ู…َู† ูŠَุดَุขุกُ ูˆَุงู„ู„ّู‡ُ ุนَู„ِูŠู…ٌ ุญَูƒِูŠู…ٌ "ุงู„ุชูˆุจุฉ:14-15"
15.    ู‚ُู„ْ ู‡ُูˆَ ุงู„ู„ّู‡ُ ุฃَุญَุฏٌ * ุงู„ู„ّู‡ُ ุงู„ุตّู…َุฏُ * ู„َู…ْ ูŠَู„ِุฏْ ูˆَู„َู…ْ ูŠُูˆู„َุฏْ * ูˆَู„َู…ْ ูŠَูƒُู†ْ ู„ّู‡ُ ูƒُูُูˆุงً ุฃَุญَุฏٌ 
16.    ู‚ُู„ْ ุฃَุนُูˆุฐُ ุจِุฑَุจّ ุงู„ْูَู„َู‚ِ * ู…ِู† ุดَุฑّ ู…َุง ุฎَู„َู‚َ * ูˆَู…ِู† ุดَุฑّ ุบَุงุณِู‚ٍ ุฅِุฐَุง ูˆَู‚َุจَ * ูˆَู…ِู† ุดَุฑّ ุงู„ู†ّูّุงุซَุงุชِ ูِูŠ ุงู„ْุนُู‚َุฏِ * ูˆَู…ِู† ุดَุฑّ ุญَุงุณِุฏٍ ุฅِุฐَุง ุญَุณَุฏَ
17.    ู‚ُู„ْ ุฃَุนُูˆุฐُ ุจِุฑَุจّ ุงู„ู†ّุงุณِ * ู…َู„ِูƒِ ุงู„ู†ّุงุณِ * ุฅِู„َู‡ِ ุงู„ู†ّุงุณِ * ู…ِู† ุดَุฑّ ุงู„ْูˆَุณْูˆَุงุณِ ุงู„ْุฎَู†ّุงุณِ * ุงู„ّุฐِู‰ ูŠُูˆَุณْูˆِุณُ ูِูŠ ุตُุฏُูˆุฑِ ุงู„ู†ّุงุณِ* ู…ِู†َ ุงู„ْุฌِู†ّุฉِ ูˆَุงู„ู†ّุงุณِ 
                                   
Kesembuhan hanyalah milik Allah

NB:  Ayat-ayat sihir ini kami posting atas permintaan seorang pasien perempuan dari Gorontalo yang menderita gangguan sihir.


Sabtu, 12 Juli 2014

RUQYAH MANDIRI UNTUK PENYAKIT SIHIR



RUQYAH MANDIRI UNTUK PENYAKIT SIHIR
                                                                                                                 


Tata cara Ruqyah untuk diri sendiri adalah:

1.      Kondisi suci dari hadas dan najis dan menghadap kiblat.
2.      Yakin bhawa hanya Allah yang kuasa menghilangkan dan mendatangkan suatu bahaya / penyakit. Ruqyah ini hanyalah sebatas usaha tetapi yang memberi kesembuhan adalah Allah swt.

3.      Dzikir sebelum membaca ayat-ayat ruqyah (baca dengan suara pelan):
ุจِุณْู…ِ ุงู„ู„َّู‡ِ ุงู„ุฑَّุญْู…َู†ِ ุงู„ุฑَّุญِูŠู…ِ

1)         Ta’awudz 1x
2)         Basmalah 1x
3)         Syahadat 3x
4)         Istighfar 3x
5)         Shalawat Nabi saw 3x
6)         “Yaa hayyu yaa qoyyuumu birohmatika  astaghiits” 3x
7)         “Hasbunalloohu wani’mal wakiil” 3x
8)         Niat yang ikhlas dan berserah kepada Allah:
“Ya Allah, atas idzin-Mu saya akan meruqyah diriku sendiri dari semua keluhan dan penyakit yang saya alami ini, baik penyakit medis maupun non medis, seperti dari kejahatan jin, setan, iblis atau manusia.  Ya Allah, dalam hal ini saya hanya bergantung kepada-mu karena saya tidak mempunyai kemampuan dan kekuatan apapun. Oleh sebab itu, melalui barakahnya amalan-amalan ruqyah ini, angkatlah semua penyakit yang saya keluhkan ini dan jangan Engkau kembalikan kepada saya untuk selamanya.”

4.      Lalu letakkan tangan kanan diatas kepala atau bagian tubuh lainnya, seperti dada / perut atau bagian yang sakit.

ุจِุณْู…ِ ุงู„ู„َّู‡ِ ุงู„ุฑَّุญْู…َู†ِ ุงู„ุฑَّุญِูŠู…ِ

ุจِุณْู…ِ ุงู„ู„َّู‡ِ ุงَุฑْู‚ِูŠْ ู†َูْุณِูŠْ ู…ِู†ْ ูƒُู„ِّ ุดَูŠْุกٍ ูŠُุคْุฐِูŠْู†ِูŠْ  ูˆَู…ِู†ْ ุดَุฑِّ ูƒُู„ِّ ู†َูْุณٍ ุงَูˆْ ุนَูŠْู†ٍ ุญَุงุณِุฏٍ.  ุงَู„ู„َّู‡ُ ูŠَุดْูِูŠْู†ِูŠْ, ุจِุณْู…ِ ุงู„ู„َّู‡ِ ุงَุฑْู‚ِูŠْ ู†َูْุณِูŠْ. (7x)


5.     Kemudian baca ayat-ayat ruqyah:


1.    ุงู„ْุญَู…ْุฏُ ู„ِู„َّู‡ِ ุฑَุจِّ ุงู„ْุนَุงู„َู…ِูŠู†َ (2) ุงู„ุฑَّุญْู…َู†ِ ุงู„ุฑَّุญِูŠู…ِ (3) ู…َุงู„ِูƒِ ูŠَูˆْู…ِ ุงู„ุฏِّูŠู†ِ (4) ุฅِูŠَّุงูƒَ ู†َุนْุจُุฏُ ูˆَุฅِูŠَّุงูƒَ ู†َุณْุชَุนِูŠู†ُ (5) ุงู‡ْุฏِู†َุง ุงู„ุตِّุฑَุงุทَ ุงู„ْู…ُุณْุชَู‚ِูŠู…َ (6) ุตِุฑَุงุทَ ุงู„َّุฐِูŠู†َ ุฃَู†ْุนَู…ْุชَ ุนَู„َูŠْู‡ِู…ْ ุบَูŠْุฑِ ุงู„ْู…َุบْุถُูˆุจِ ุนَู„َูŠْู‡ِู…ْ ูˆَู„َุง ุงู„ุถَّุงู„ِّูŠู†َ (7)
2.           ุงู„ู… (1) ุฐَู„ِูƒَ ุงู„ْูƒِุชَุงุจُ ู„ุง ุฑَูŠْุจَ ูِูŠู‡ِ ู‡ُุฏًู‰ ู„ِู„ْู…ُุชَّู‚ِูŠู†َ (2) ุงู„َّุฐِูŠู†َ ูŠُุคْู…ِู†ُูˆู†َ ุจِุงู„ْุบَูŠْุจِ ูˆَูŠُู‚ِูŠู…ُูˆู†َ ุงู„ุตَّู„ุงุฉَ ูˆَู…ِู…َّุง ุฑَุฒَู‚ْู†َุงู‡ُู…ْ ูŠُู†ْูِู‚ُูˆู†َ (3) ูˆَุงู„َّุฐِูŠู†َ ูŠُุคْู…ِู†ُูˆู†َ ุจِู…َุง ุฃُู†ْุฒِู„َ ุฅِู„َูŠْูƒَ ูˆَู…َุง ุฃُู†ْุฒِู„َ ู…ِู†ْ ู‚َุจْู„ِูƒَ ูˆَุจِุงู„ุขَุฎِุฑَุฉِ ู‡ُู…ْ ูŠُูˆู‚ِู†ُูˆู†َ (4) ุฃُูˆู„َุฆِูƒَ ุนَู„َู‰ ู‡ُุฏًู‰ ู…ِู†ْ ุฑَุจِّู‡ِู…ْ ูˆَุฃُูˆู„َุฆِูƒَ ู‡ُู…ُ ุงู„ْู…ُูْู„ِุญُูˆู†َ (ุงู„ุจู‚ุฑุฉ 5)
3.           ุงู„ู„َّู‡ُ ู„َุง ุฅِู„َู‡َ ุฅِู„َّุง ู‡ُูˆَ ุงู„ْุญَูŠُّ ุงู„ْู‚َูŠُّูˆู…ُ ู„َุง ุชَุฃْุฎُุฐُู‡ُ ุณِู†َุฉٌ ูˆَู„َุง ู†َูˆْู…ٌ ู„َู‡ُ ู…َุง ูِูŠ ุงู„ุณَّู…َุงูˆَุงุชِ ูˆَู…َุง ูِูŠ ุงู„ْุฃَุฑْุถِ ู…َู†ْ ุฐَุง ุงู„َّุฐِูŠ ูŠَุดْูَุนُ ุนِู†ْุฏَู‡ُ ุฅِู„َّุง ุจِุฅِุฐْู†ِู‡ِ ูŠَุนْู„َู…ُ ู…َุง ุจَูŠْู†َ ุฃَูŠْุฏِูŠู‡ِู…ْ ูˆَู…َุง ุฎَู„ْูَู‡ُู…ْ ูˆَู„َุง ูŠُุญِูŠุทُูˆู†َ ุจِุดَูŠْุกٍ ู…ِู†ْ ุนِู„ْู…ِู‡ِ ุฅِู„َّุง ุจِู…َุง ุดَุงุกَ ูˆَุณِุนَ ูƒُุฑْุณِูŠُّู‡ُ ุงู„ุณَّู…َุงูˆَุงุชِ ูˆَุงู„ْุฃَุฑْุถَ ูˆَู„َุง ูŠَุฆُูˆุฏُู‡ُ ุญِูْุธُู‡ُู…َุง ูˆَู‡ُูˆَ ุงู„ْุนَู„ِูŠُّ ุงู„ْุนَุธِูŠู…ُ (255) ู„َุง ุฅِูƒْุฑَุงู‡َ ูِูŠ ุงู„ุฏِّูŠู†ِ ู‚َุฏْ ุชَุจَูŠَّู†َ ุงู„ุฑُّุดْุฏُ ู…ِู†َ ุงู„ْุบَูŠِّ ูَู…َู†ْ ูŠَูƒْูُุฑْ ุจِุงู„ุทَّุงุบُูˆุชِ ูˆَูŠُุคْู…ِู†ْ ุจِุงู„ู„َّู‡ِ ูَู‚َุฏِ ุงุณْุชَู…ْุณَูƒَ ุจِุงู„ْุนُุฑْูˆَุฉِ ุงู„ْูˆُุซْู‚َู‰ ู„َุง ุงู†ْูِุตَุงู…َ ู„َู‡َุง ูˆَุงู„ู„َّู‡ُ ุณَู…ِูŠุนٌ ุนَู„ِูŠู…ٌ (256) ุงู„ู„َّู‡ُ ูˆَู„ِูŠُّ ุงู„َّุฐِูŠู†َ ุขَู…َู†ُูˆุง ูŠُุฎْุฑِุฌُู‡ُู…ْ ู…ِู†َ ุงู„ุธُّู„ُู…َุงุชِ ุฅِู„َู‰ ุงู„ู†ُّูˆุฑِ ูˆَุงู„َّุฐِูŠู†َ ูƒَูَุฑُูˆุง ุฃَูˆْู„ِูŠَุงุคُู‡ُู…ُ ุงู„ุทَّุงุบُูˆุชُ ูŠُุฎْุฑِุฌُูˆู†َู‡ُู…ْ ู…ِู†َ ุงู„ู†ُّูˆุฑِ ุฅِู„َู‰ ุงู„ุธُّู„ُู…َุงุชِ ุฃُูˆู„َุฆِูƒَ ุฃَุตْุญَุงุจُ ุงู„ู†َّุงุฑِ ู‡ُู…ْ ูِูŠู‡َุง ุฎَุงู„ِุฏُูˆู†َ (ุงู„ุจู‚ุฑุฉ 257)
4.    ู„ِู„َّู‡ِ ู…َุง ูِูŠ ุงู„ุณَّู…َุงูˆَุงุชِ ูˆَู…َุง ูِูŠ ุงู„ْุฃَุฑْุถِ ูˆَุฅِู†ْ ุชُุจْุฏُูˆุง ู…َุง ูِูŠ ุฃَู†ْูُุณِูƒُู…ْ ุฃَูˆْ ุชُุฎْูُูˆู‡ُ ูŠُุญَุงุณِุจْูƒُู…ْ ุจِู‡ِ ุงู„ู„َّู‡ُ ูَูŠَุบْูِุฑُ ู„ِู…َู†ْ ูŠَุดَุงุกُ ูˆَูŠُุนَุฐِّุจُ ู…َู†ْ ูŠَุดَุงุกُ ูˆَุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َู‰ ูƒُู„ِّ ุดَูŠْุกٍ ู‚َุฏِูŠุฑٌ (284) ุขَู…َู†َ ุงู„ุฑَّุณُูˆู„ُ ุจِู…َุง ุฃُู†ْุฒِู„َ ุฅِู„َูŠْู‡ِ ู…ِู†ْ ุฑَุจِّู‡ِ ูˆَุงู„ْู…ُุคْู…ِู†ُูˆู†َ ูƒُู„ٌّ ุขَู…َู†َ ุจِุงู„ู„َّู‡ِ ูˆَู…َู„َุงุฆِูƒَุชِู‡ِ ูˆَูƒُุชُุจِู‡ِ ูˆَุฑُุณُู„ِู‡ِ ู„َุง ู†ُูَุฑِّู‚ُ ุจَูŠْู†َ ุฃَุญَุฏٍ ู…ِู†ْ ุฑُุณُู„ِู‡ِ ูˆَู‚َุงู„ُูˆุง ุณَู…ِุนْู†َุง ูˆَุฃَุทَุนْู†َุง ุบُูْุฑَุงู†َูƒَ ุฑَุจَّู†َุง ูˆَุฅِู„َูŠْูƒَ ุงู„ْู…َุตِูŠุฑُ (285) ู„َุง ูŠُูƒَู„ِّูُ ุงู„ู„َّู‡ُ ู†َูْุณًุง ุฅِู„َّุง ูˆُุณْุนَู‡َุง ู„َู‡َุง ู…َุง ูƒَุณَุจَุชْ ูˆَุนَู„َูŠْู‡َุง ู…َุง ุงูƒْุชَุณَุจَุชْ ุฑَุจَّู†َุง ู„َุง ุชُุคَุงุฎِุฐْู†َุง ุฅِู†ْ ู†َุณِูŠู†َุง ุฃَูˆْ ุฃَุฎْุทَุฃْู†َุง ุฑَุจَّู†َุง ูˆَู„َุง ุชَุญْู…ِู„ْ ุนَู„َูŠْู†َุง ุฅِุตْุฑًุง ูƒَู…َุง ุญَู…َู„ْุชَู‡ُ ุนَู„َู‰ ุงู„َّุฐِูŠู†َ ู…ِู†ْ ู‚َุจْู„ِู†َุง ุฑَุจَّู†َุง ูˆَู„َุง ุชُุญَู…ِّู„ْู†َุง ู…َุง ู„َุง ุทَุงู‚َุฉَ ู„َู†َุง ุจِู‡ِ ูˆَุงุนْูُ ุนَู†َّุง ูˆَุงุบْูِุฑْ ู„َู†َุง ูˆَุงุฑْุญَู…ْู†َุง ุฃَู†ْุชَ ู…َูˆْู„َุงู†َุง ูَุงู†ْุตُุฑْู†َุง ุนَู„َู‰ ุงู„ْู‚َูˆْู…ِ ุงู„ْูƒَุงูِุฑِูŠู†َ (ุงู„ุจู‚ุฑุฉ 286)
5.           ูˆَุฏَّ ูƒَุซِูŠุฑٌ ู…ِู†ْ ุฃَู‡ْู„ِ ุงู„ْูƒِุชَุงุจِ ู„َูˆْ ูŠَุฑُุฏُّูˆู†َูƒُู…ْ ู…ِู†ْ ุจَุนْุฏِ ุฅِูŠู…َุงู†ِูƒُู…ْ ูƒُูَّุงุฑًุง ุญَุณَุฏًุง ู…ِู†ْ ุนِู†ْุฏِ ุฃَู†ْูُุณِู‡ِู…ْ ู…ِู†ْ ุจَุนْุฏِ ู…َุง ุชَุจَูŠَّู†َ ู„َู‡ُู…ُ ุงู„ْุญَู‚ُّ ูَุงุนْูُูˆุง ูˆَุงุตْูَุญُูˆุง ุญَุชَّู‰ ูŠَุฃْุชِูŠَ ุงู„ู„َّู‡ُ ุจِุฃَู…ْุฑِู‡ِ ุฅِู†َّ ุงู„ู„َّู‡َ ุนَู„َู‰ ูƒُู„ِّ ุดَูŠْุกٍ ู‚َุฏِูŠุฑٌ (ุงู„ุจู‚ุฑุฉ 109)
6.           ุฃَู…ْ ูŠَุญْุณُุฏُูˆู†َ ุงู„ู†َّุงุณَ ุนَู„َู‰ ู…َุง ุขَุชَุงู‡ُู…ُ ุงู„ู„َّู‡ُ ู…ِู†ْ ูَุถْู„ِู‡ِ ูَู‚َุฏْ ุขَุชَูŠْู†َุง ุขَู„َ ุฅِุจْุฑَุงู‡ِูŠู…َ ุงู„ْูƒِุชَุงุจَ ูˆَุงู„ْุญِูƒْู…َุฉَ ูˆَุขَุชَูŠْู†َุงู‡ُู…ْ ู…ُู„ْูƒًุง ุนَุธِูŠู…ًุง} [ุงู„ู†ุณุงุก/54]
7.     ูˆَู„َุง ุชَู…ُุฏَّู†َّ ุนَูŠْู†َูŠْูƒَ ุฅِู„َู‰ ู…َุง ู…َุชَّุนْู†َุง ุจِู‡ِ ุฃَุฒْูˆَุงุฌًุง ู…ِู†ْู‡ُู…ْ ุฒَู‡ْุฑَุฉَ ุงู„ْุญَูŠَุงุฉِ ุงู„ุฏُّู†ْูŠَุง ู„ِู†َูْุชِู†َู‡ُู…ْ ูِูŠู‡ِ ูˆَุฑِุฒْู‚ُ ุฑَุจِّูƒَ ุฎَูŠْุฑٌ ูˆَุฃَุจْู‚َู‰} [ุทู‡/131]
8.           ูˆَุฅِู†ْ ูŠَูƒَุงุฏُ ุงู„َّุฐِูŠู†َ ูƒَูَุฑُูˆุง ู„َูŠُุฒْู„ِู‚ُูˆู†َูƒَ ุจِุฃَุจْุตَุงุฑِู‡ِู…ْ ู„َู…َّุง ุณَู…ِุนُูˆุง ุงู„ุฐِّูƒْุฑَ ูˆَูŠَู‚ُูˆู„ُูˆู†َ ุฅِู†َّู‡ُ ู„َู…َุฌْู†ُูˆู†ٌ [51] ูˆَู…َุง ู‡ُูˆَ ุฅِู„َّุง ุฐِูƒْุฑٌ ู„ِู„ْุนَุงู„َู…ِูŠู†َ [ุงู„ู‚ู„ู…/52]
9.           ูَูˆَุฑَุจِّูƒَ ู„َู†َุญْุดُุฑَู†َّู‡ُู…ْ ูˆَุงู„ุดَّูŠَุงุทِูŠู†َ ุซُู…َّ ู„َู†ُุญْุถِุฑَู†َّู‡ُู…ْ ุญَูˆْู„َ ุฌَู‡َู†َّู…َ ุฌِุซِูŠًّุง..68 ุซُู…َّ ู„َู†َู†ْุฒِุนَู†َّ ู…ِู†ْ ูƒُู„ِّ ุดِูŠْุนَุฉٍ ุฃَูŠُّู‡ُู…ْ ุฃَุดَุฏُّ ุนَู„َู‰ ุงู„ุฑَّุญْู…َู†ِ ุนِุชِูŠًّุง..69  ุซُู…َّ ู„َู†َุญْู†ُ ุฃَุนْู„َู…ُ ุจِุงู„َّุฐِูŠْู†َ ู‡ُู…ْ ุฃَูˆْู„َู‰ ุจِู‡َุง ุตِู„ِูŠًّุง..70 ูˆَุฅِู†ْ ู…ِّู†ْูƒُู…ْ ุฅِู„ุงَّ ูˆَุงุฑِุฏُู‡َุง ูƒَุงู†َ ุนَู„َู‰ ุฑَุจِّูƒَ ุญَุชْู…ًุง ู…َّู‚ْุถِูŠًّุง.71. ุซُู…َّ ู†ُู†َุฌِّูŠ ุงู„َّุฐِูŠْู†َ ุงุชَّู‚َูˆْุง ูˆَู†َุฐَุฑُ ุงู„ุธَّุงู„ِู…ِูŠْู†َ ูِูŠْู‡َุง ุฌِุซِูŠًّุง.72. ู…ุฑูŠู…
10.       ูˆَุฅِุฐْ ุตَุฑَูْู†َุง ุฅِู„َูŠْูƒَ ู†َูَุฑًุง ู…ِّู†َ ุงู„ْุฌِู†ِّ ูŠَุณْุชَู…ِุนُูˆْู†َ ุงู„ْู‚ُุฑْุขู†َ ูَู„َู…َّุง ุญَุถَุฑُูˆْู‡ُ ู‚َุงู„ُูˆْุง ุฃَู†ْุตِุชُูˆْุง ูَู„َู…َّุง ู‚ُุถِูŠَ ูˆَู„َّูˆْุง ุฅِู„َู‰ ู‚َูˆْู…ِู‡ِู…ْ ู…ُู†ْุฐِุฑِูŠْู†َ..29  ู‚َุงู„ُูˆْุง ูŠَุง ู‚َูˆْู…َู†َุง ุฅِู†َّุง ุณَู…ِุนْู†َุง ูƒِุชَุงุจًุง ุฃُู†ْุฒِู„َ ู…ِู†ْ ุจَุนْุฏِ ู…ُูˆْุณَู‰ ู…ُุตَุฏِّู‚ًุง ู„ِّู…َุง ุจَูŠْู†َ ูŠَุฏَูŠْู‡ِ ูŠَู‡ْุฏِูŠْ ุฅِู„َู‰ ุงู„ْุญَู‚ِّ ูˆَุฅِู„َู‰ ุทَุฑِูŠْู‚ٍ ู…ُّุณْุชَู‚ِูŠْู…ٍ (30)   ูŠَุง ู‚َูˆْู…َู†َุง ุฃَุฌِูŠْุจُูˆุง ุฏَุงุนِูŠَ ุงู„ู„َّู‡ِ ูˆَุขู…ِู†ُูˆْุง ุจِู‡ِ ูŠَุบْูِุฑْ ู„َูƒُู…ْ ู…ِู†ْ ุฐُู†ُูˆْุจِูƒُู…ْ ูˆَูŠُุฌِุฑْูƒُู…ْ ู…ِู†ْ ุนَุฐَุงุจٍ ุฃَู„ِูŠْู…ٍ (31) ูˆَู…َู†ْ ู„ุงَّ ูŠُุฌِุจْ ุฏَุงุนِูŠَ ุงู„ู„َّู‡ِ ูَู„َูŠْุณَ ุจِู…ُุนْุฌِุฒٍ ูِูŠ ุงْู„ุฃَุฑْุถِ ูˆَ ู„َูŠْุณَ ู„َู‡ُ ู…ِู†ْ ุฏُูˆْู†ِู‡ِ ุฃَูˆْู„ِูŠَุงุกُ ุฃُูˆู„َุฆِูƒَ ูِูŠ ุถَู„ุงَู„ٍ ู…ُّุจِูŠْู†ٍ (ุงู„ุฃุญู‚ุงู32)
11.       ูˆَุงู„ุตَّุงูَّุงุชِ ุตَูًّุง [1] ูَุงู„ุฒَّุงุฌِุฑَุงุชِ ุฒَุฌْุฑًุง [2] ูَุงู„ุชَّุงู„ِูŠَุงุชِ ุฐِูƒْุฑًุง [3] ุฅِู†َّ ุฅِู„َู‡َูƒُู…ْ ู„َูˆَุงุญِุฏٌ [4] ุฑَุจُّ ุงู„ุณَّู…َุงูˆَุงุชِ ูˆَุงู„ْุฃَุฑْุถِ ูˆَู…َุง ุจَูŠْู†َู‡ُู…َุง ูˆَุฑَุจُّ ุงู„ْู…َุดَุงุฑِู‚ِ [5] ุฅِู†َّุง ุฒَูŠَّู†َّุง ุงู„ุณَّู…َุงุกَ ุงู„ุฏُّู†ْูŠَุง ุจِุฒِูŠู†َุฉٍ ุงู„ْูƒَูˆَุงูƒِุจِ [6] ูˆَุญِูْุธًุง ู…ِู†ْ ูƒُู„ِّ ุดَูŠْุทَุงู†ٍ ู…َุงุฑِุฏٍ [7] ู„َุง ูŠَุณَّู…َّุนُูˆู†َ ุฅِู„َู‰ ุงู„ْู…َู„َุฅِ ุงู„ْุฃَุนْู„َู‰ ูˆَูŠُู‚ْุฐَูُูˆู†َ ู…ِู†ْ ูƒُู„ِّ ุฌَุงู†ِุจٍ [8] ุฏُุญُูˆุฑًุง ูˆَู„َู‡ُู…ْ ุนَุฐَุงุจٌ ูˆَุงุตِุจٌ [9] ุฅِู„َّุง ู…َู†ْ ุฎَุทِูَ ุงู„ْุฎَุทْูَุฉَ ูَุฃَุชْุจَุนَู‡ُ ุดِู‡َุงุจٌ ุซَุงู‚ِุจٌ [ุงู„ุตุงูุงุช/10]
12.       ู‚ُู„ْ ุฃُูˆุญِูŠَ ุฅِู„َูŠَّ ุฃَู†َّู‡ُ ุงุณْุชَู…َุนَ ู†َูَุฑٌ ู…ِู†َ ุงู„ْุฌِู†ِّ ูَู‚َุงู„ُูˆุง ุฅِู†َّุง ุณَู…ِุนْู†َุง ู‚ُุฑْุขَู†ًุง ุนَุฌَุจًุง [1] ูŠَู‡ْุฏِูŠ ุฅِู„َู‰ ุงู„ุฑُّุดْุฏِ ูَุขَู…َู†َّุง ุจِู‡ِ ูˆَู„َู†ْ ู†ُุดْุฑِูƒَ ุจِุฑَุจِّู†َุง ุฃَุญَุฏًุง [2] ูˆَุฃَู†َّู‡ُ ุชَุนَุงู„َู‰ ุฌَุฏُّ ุฑَุจِّู†َุง ู…َุง ุงุชَّุฎَุฐَ ุตَุงุญِุจَุฉً ูˆَู„َุง ูˆَู„َุฏًุง [3] ูˆَุฃَู†َّู‡ُ ูƒَุงู†َ ูŠَู‚ُูˆู„ُ ุณَูِูŠู‡ُู†َุง ุนَู„َู‰ ุงู„ู„َّู‡ِ ุดَุทَุทًุง [4] ูˆَุฃَู†َّุง ุธَู†َู†َّุง ุฃَู†ْ ู„َู†ْ ุชَู‚ُูˆู„َ ุงู„ْุฅِู†ْุณُ ูˆَุงู„ْุฌِู†ُّ ุนَู„َู‰ ุงู„ู„َّู‡ِ ูƒَุฐِุจًุง [ุงู„ุฌู†/5]
13.       ู„َูˆْ ุฃَู†ْุฒَู„ْู†َุง ู‡َุฐَุง ุงู„ْู‚ُุฑْุขَู†َ ุนَู„َู‰ ุฌَุจَู„ٍ ู„َุฑَุฃَูŠْุชَู‡ُ ุฎَุงุดِุนًุง ู…ُุชَุตَุฏِّุนًุง ู…ِู†ْ ุฎَุดْูŠَุฉِ ุงู„ู„َّู‡ِ ูˆَุชِู„ْูƒَ ุงู„ْุฃَู…ْุซَุงู„ُ ู†َุถْุฑِุจُู‡َุง ู„ِู„ู†َّุงุณِ ู„َุนَู„َّู‡ُู…ْ ูŠَุชَูَูƒَّุฑُูˆู†َ [21] ู‡ُูˆَ ุงู„ู„َّู‡ُ ุงู„َّุฐِูŠ ู„َุง ุฅِู„َู‡َ ุฅِู„َّุง ู‡ُูˆَ ุนَุงู„ِู…ُ ุงู„ْุบَูŠْุจِ ูˆَุงู„ุดَّู‡َุงุฏَุฉِ ู‡ُูˆَ ุงู„ุฑَّุญْู…َู†ُ ุงู„ุฑَّุญِูŠู…ُ [22] ู‡ُูˆَ ุงู„ู„َّู‡ُ ุงู„َّุฐِูŠ ู„َุง ุฅِู„َู‡َ ุฅِู„َّุง ู‡ُูˆَ ุงู„ْู…َู„ِูƒُ ุงู„ْู‚ُุฏُّูˆุณُ ุงู„ุณَّู„َุงู…ُ ุงู„ْู…ُุคْู…ِู†ُ ุงู„ْู…ُู‡َูŠْู…ِู†ُ ุงู„ْุนَุฒِูŠุฒُ ุงู„ْุฌَุจَّุงุฑُ ุงู„ْู…ُุชَูƒَุจِّุฑُ ุณُุจْุญَุงู†َ ุงู„ู„َّู‡ِ ุนَู…َّุง ูŠُุดْุฑِูƒُูˆู†َ [23] ู‡ُูˆَ ุงู„ู„َّู‡ُ ุงู„ْุฎَุงู„ِู‚ُ ุงู„ْุจَุงุฑِุฆُ ุงู„ْู…ُุตَูˆِّุฑُ ู„َู‡ُ ุงู„ْุฃَุณْู…َุงุกُ ุงู„ْุญُุณْู†َู‰ ูŠُุณَุจِّุญُ ู„َู‡ُ ู…َุง ูِูŠ ุงู„ุณَّู…َุงูˆَุงุชِ ูˆَุงู„ْุฃَุฑْุถِ ูˆَู‡ُูˆَ ุงู„ْุนَุฒِูŠุฒُ ุงู„ْุญَูƒِูŠู…ُ [ุงู„ุญุดุฑ/24]
14.      ูˆَุงู„ุณَّู…َุงุกِ ูˆَุงู„ุทَّุงุฑِู‚ِ (1) ูˆَู…َุง ุฃَุฏْุฑَุงูƒَ ู…َุง ุงู„ุทَّุงุฑِู‚ُ (2) ุงู„ู†َّุฌْู…ُ ุงู„ุซَّุงู‚ِุจُ (3) ุฅِู†ْ ูƒُู„ُّ ู†َูْุณٍ ู„َู…َّุง ุนَู„َูŠْู‡َุง ุญَุงูِุธٌ (4) ูَู„ْูŠَู†ْุธُุฑِ ุงْู„ุฅِู†ْุณَุงู†ُ ู…ِู…َّ ุฎُู„ِู‚َ (5) ุฎُู„ِู‚َ ู…ِู†ْ ู…َّุงุกٍ ุฏَุงูِู‚ٍ (6) ูŠَุฎْุฑُุฌُ ู…ِู†ْ ุจَูŠْู†ِ ุงู„ุตُّู„ْุจِ ูˆَุงู„ุชَّุฑَุงุฆِุจِ (7) ุฅِู†َّู‡ُ ุนَู„َู‰ ุฑَุฌْุนِู‡ِ ู„َู‚َุงุฏِุฑٌ (8) ูŠَูˆْู…َ ุชُุจْู„َู‰ ุงู„ุณَّุฑَุงุฆِุฑُ (9) ูَู…َุง ู„َู‡ُ ู…ِู†ْ ู‚ُูˆَّุฉٍ ูˆَّู„ุงَ ู†َุงุตِุฑٍ (10) ูˆَุงู„ุณَّู…َุงุกِ ุฐَุงุชِ ุงู„ุฑَّุฌْุนِ (11) ูˆَุงْู„ุฃَุฑْุถِ ุฐَุงุชِ ุงู„ุตَّุฏْุนِ (12) ุฅِู†َّู‡ُ ู„َู‚َูˆْู„ٌ ูَุตْู„ٌ (13) ูˆَู…َุง ู‡ُูˆَ ุจِุงู„ْู‡َุฒْู„ِ (14) ุฅِู†َّู‡ُู…ْ ูŠَูƒِูŠْุฏُูˆู†َ ูƒَูŠْุฏًุง (15) ูˆَุฃَูƒِูŠْุฏُ ูƒَูŠْุฏًุง (16) ูَู…َู‡ِّู„ِ ุงู„ْูƒَุงูِุฑِูŠْู†َ ุฃَู…ْู‡ِู„ْู‡ُู…ْ ุฑُูˆَูŠْุฏًุง (ุงู„ุทุงุฑู‚17)
15.  ู‚ُู„ْ ูŠَุง ุฃَูŠُّู‡َุง ุงู„ْูƒَุงูِุฑُูˆู†َ (1) ู„َุง ุฃَุนْุจُุฏُ ู…َุง ุชَุนْุจُุฏُูˆู†َ (2) ูˆَู„َุง ุฃَู†ْุชُู…ْ ุนَุงุจِุฏُูˆู†َ ู…َุง ุฃَุนْุจُุฏُ (3) ูˆَู„َุง ุฃَู†َุง ุนَุงุจِุฏٌ ู…َุง ุนَุจَุฏْุชُู…ْ (4) ูˆَู„َุง ุฃَู†ْุชُู…ْ ุนَุงุจِุฏُูˆู†َ ู…َุง ุฃَุนْุจُุฏُ (5) ู„َูƒُู…ْ ุฏِูŠู†ُูƒُู…ْ ูˆَู„ِูŠَ ุฏِูŠู†ِ (6)
16.  ุฅِุฐَุง ุฌَุงุกَ ู†َุตْุฑُ ุงู„ู„َّู‡ِ ูˆَุงู„ْูَุชْุญُ (1) ูˆَุฑَุฃَูŠْุชَ ุงู„ู†َّุงุณَ ูŠَุฏْุฎُู„ُูˆู†َ ูِูŠ ุฏِูŠู†ِ ุงู„ู„َّู‡ِ ุฃَูْูˆَุงุฌًุง (2) ูَุณَุจِّุญْ ุจِุญَู…ْุฏِ ุฑَุจِّูƒَ ูˆَุงุณْุชَุบْูِุฑْู‡ُ ุฅِู†َّู‡ُ ูƒَุงู†َ ุชَูˆَّุงุจًุง (3)
17.  ุชَุจَّุชْ ูŠَุฏَุง ุฃَุจِูŠ ู„َู‡َุจٍ ูˆَุชَุจَّ (1) ู…َุง ุฃَุบْู†َู‰ ุนَู†ْู‡ُ ู…َุงู„ُู‡ُ ูˆَู…َุง ูƒَุณَุจَ (2) ุณَูŠَุตْู„َู‰ ู†َุงุฑًุง ุฐَุงุชَ ู„َู‡َุจٍ (3) ูˆَุงู…ْุฑَุฃَุชُู‡ُ ุญَู…َّุงู„َุฉَ ุงู„ْุญَุทَุจِ (4) ูِูŠ ุฌِูŠุฏِู‡َุง ุญَุจْู„ٌ ู…ِู†ْ ู…َุณَุฏٍ (5)
18.      ู‚ُู„ْ ู‡ُูˆَ ุงู„ู„َّู‡ُ ุฃَุญَุฏٌ (1) ุงู„ู„َّู‡ُ ุงู„ุตَّู…َุฏُ (2) ู„َู…ْ ูŠَู„ِุฏْ ูˆَู„َู…ْ ูŠُูˆู„َุฏْ (3) ูˆَู„َู…ْ ูŠَูƒُู†ْ ู„َู‡ُ ูƒُูُูˆًุง ุฃَุญَุฏٌ (4)
19.  ู‚ُู„ْ ุฃَุนُูˆุฐُ ุจِุฑَุจِّ ุงู„ْูَู„َู‚ِ (1) ู…ِู†ْ ุดَุฑِّ ู…َุง ุฎَู„َู‚َ (2) ูˆَู…ِู†ْ ุดَุฑِّ ุบَุงุณِู‚ٍ ุฅِุฐَุง ูˆَู‚َุจَ (3) ูˆَู…ِู†ْ ุดَุฑِّ ุงู„ู†َّูَّุงุซَุงุชِ ูِูŠ ุงู„ْุนُู‚َุฏِ (4) ูˆَู…ِู†ْ ุดَุฑِّ ุญَุงุณِุฏٍ ุฅِุฐَุง ุญَุณَุฏَ (5)
20.  ู‚ُู„ْ ุฃَุนُูˆุฐُ ุจِุฑَุจِّ ุงู„ู†َّุงุณِ (1) ู…َู„ِูƒِ ุงู„ู†َّุงุณِ (2) ุฅِู„َู‡ِ ุงู„ู†َّุงุณِ (3) ู…ِู†ْ ุดَุฑِّ ุงู„ْูˆَุณْูˆَุงุณِ ุงู„ْุฎَู†َّุงุณِ (4) ุงู„َّุฐِูŠ ูŠُูˆَุณْูˆِุณُ ูِูŠ ุตُุฏُูˆุฑِ ุงู„ู†َّุงุณِ (5) ู…ِู†َ ุงู„ْุฌِู†َّุฉِ ูˆَุงู„ู†َّุงุณِ (6)


6.     Ayat-Ayat Penghancur sihir:


1)           ูˆَุงุชَّุจَุนُูˆุง ู…َุง ุชَุชْู„ُูˆ ุงู„ุดَّูŠَุงุทِูŠู†ُ ุนَู„َู‰ ู…ُู„ْูƒِ ุณُู„َูŠْู…َุงู†َ ูˆَู…َุง ูƒَูَุฑَ ุณُู„َูŠْู…َุงู†ُ ูˆَู„َูƒِู†َّ ุงู„ุดَّูŠَุงุทِูŠู†َ ูƒَูَุฑُูˆุง ูŠُุนَู„ِّู…ُูˆู†َ ุงู„ู†َّุงุณَ ุงู„ุณِّุญْุฑَ ูˆَู…َุง ุฃُู†ْุฒِู„َ ุนَู„َู‰ ุงู„ْู…َู„َูƒَูŠْู†ِ ุจِุจَุงุจِู„َ ู‡َุงุฑُูˆุชَ ูˆَู…َุงุฑُูˆุชَ ูˆَู…َุง ูŠُุนَู„ِّู…َุงู†ِ ู…ِู†ْ ุฃَุญَุฏٍ ุญَุชَّู‰ ูŠَู‚ُูˆู„َุง ุฅِู†َّู…َุง ู†َุญْู†ُ ูِุชْู†َุฉٌ ูَู„َุง ุชَูƒْูُุฑْ ูَูŠَุชَุนَู„َّู…ُูˆู†َ ู…ِู†ْู‡ُู…َุง ู…َุง ูŠُูَุฑِّู‚ُูˆู†َ ุจِู‡ِ ุจَูŠْู†َ ุงู„ْู…َุฑْุกِ ูˆَุฒَูˆْุฌِู‡ِ ูˆَู…َุง ู‡ُู…ْ ุจِุถَุงุฑِّูŠู†َ ุจِู‡ِ ู…ِู†ْ ุฃَุญَุฏٍ ุฅِู„َّุง ุจِุฅِุฐْู†ِ ุงู„ู„َّู‡ِ ูˆَูŠَุชَุนَู„َّู…ُูˆู†َ ู…َุง ูŠَุถُุฑُّู‡ُู…ْ ูˆَู„َุง ูŠَู†ْูَุนُู‡ُู…ْ ูˆَู„َู‚َุฏْ ุนَู„ِู…ُูˆุง ู„َู…َู†ِ ุงุดْุชَุฑَุงู‡ُ ู…َุง ู„َู‡ُ ูِูŠ ุงู„ْุขَุฎِุฑَุฉِ ู…ِู†ْ ุฎَู„َุงู‚ٍ ูˆَู„َุจِุฆْุณَ ู…َุง ุดَุฑَูˆْุง ุจِู‡ِ ุฃَู†ْูُุณَู‡ُู…ْ ู„َูˆْ ูƒَุงู†ُูˆุง ูŠَุนْู„َู…ُูˆู†َ (ุงู„ุจู‚ุฑุฉ 102)

2)           ูˆَุฃَูˆْุญَูŠْู†َุง ุฅِู„َู‰ ู…ُูˆุณَู‰ ุฃَู†ْ ุฃَู„ْู‚ِ ุนَุตَุงูƒَ ูَุฅِุฐَุง ู‡ِูŠَ ุชَู„ْู‚َูُ ู…َุง ูŠَุฃْูِูƒُูˆู†َ (117) ูَูˆَู‚َุนَ ุงู„ْุญَู‚ُّ ูˆَุจَุทَู„َ ู…َุง ูƒَุงู†ُูˆุง ูŠَุนْู…َู„ُูˆู†َ (118) ูَุบُู„ِุจُูˆุง ู‡ُู†َุงู„ِูƒَ ูˆَุงู†ْู‚َู„َุจُูˆุง ุตَุงุบِุฑِูŠู†َ (119) ูˆَุฃُู„ْู‚ِูŠَ ุงู„ุณَّุญَุฑَุฉُ ุณَุงุฌِุฏِูŠู†َ (120) ู‚َุงู„ُูˆุง ุขَู…َู†َّุง ุจِุฑَุจِّ ุงู„ْุนَุงู„َู…ِูŠู†َ (121) ุฑَุจِّ ู…ُูˆุณَู‰ ูˆَู‡َุงุฑُูˆู†َ (ุงู„ุฃุนุฑุงู 122)

3)           ูˆَู‚َุงู„َ ูِุฑْุนَูˆْู†ُ ุงุฆْุชُูˆู†ِูŠ ุจِูƒُู„ِّ ุณَุงุญِุฑٍ ุนَู„ِูŠู…ٍ (79) ูَู„َู…َّุง ุฌَุงุกَ ุงู„ุณَّุญَุฑَุฉُ ู‚َุงู„َ ู„َู‡ُู…ْ ู…ُูˆุณَู‰ ุฃَู„ْู‚ُูˆุง ู…َุง ุฃَู†ْุชُู…ْ ู…ُู„ْู‚ُูˆู†َ (80) ูَู„َู…َّุง ุฃَู„ْู‚َูˆْุง ู‚َุงู„َ ู…ُูˆุณَู‰ ู…َุง ุฌِุฆْุชُู…ْ ุจِู‡ِ ุงู„ุณِّุญْุฑُ ุฅِู†َّ ุงู„ู„َّู‡َ ุณَูŠُุจْุทِู„ُู‡ُ ุฅِู†َّ ุงู„ู„َّู‡َ ู„َุง ูŠُุตْู„ِุญُ ุนَู…َู„َ ุงู„ْู…ُูْุณِุฏِูŠู†َ (81) ูˆَูŠُุญِู‚ُّ ุงู„ู„َّู‡ُ ุงู„ْุญَู‚َّ ุจِูƒَู„ِู…َุงุชِู‡ِ ูˆَู„َูˆْ ูƒَุฑِู‡َ ุงู„ْู…ُุฌْุฑِู…ُูˆู†َ (ูŠูˆู†ุณ 82)


4)           ู‚َุงู„ُูˆุง ูŠَุง ู…ُูˆุณَู‰ ุฅِู…َّุง ุฃَู†ْ ุชُู„ْู‚ِูŠَ ูˆَุฅِู…َّุง ุฃَู†ْ ู†َูƒُูˆู†َ ุฃَูˆَّู„َ ู…َู†ْ ุฃَู„ْู‚َู‰ (65) ู‚َุงู„َ ุจَู„ْ ุฃَู„ْู‚ُูˆุง ูَุฅِุฐَุง ุญِุจَุงู„ُู‡ُู…ْ ูˆَุนِุตِูŠُّู‡ُู…ْ ูŠُุฎَูŠَّู„ُ ุฅِู„َูŠْู‡ِ ู…ِู†ْ ุณِุญْุฑِู‡ِู…ْ ุฃَู†َّู‡َุง ุชَุณْุนَู‰ (66) ูَุฃَูˆْุฌَุณَ ูِูŠ ู†َูْุณِู‡ِ ุฎِูŠูَุฉً ู…ُูˆุณَู‰ (67) ู‚ُู„ْู†َุง ู„َุง ุชَุฎَูْ ุฅِู†َّูƒَ ุฃَู†ْุชَ ุงู„ْุฃَุนْู„َู‰ (68) ูˆَุฃَู„ْู‚ِ ู…َุง ูِูŠ ูŠَู…ِูŠู†ِูƒَ ุชَู„ْู‚َูْ ู…َุง ุตَู†َุนُูˆุง ุฅِู†َّู…َุง ุตَู†َุนُูˆุง ูƒَูŠْุฏُ ุณَุงุญِุฑٍ ูˆَู„َุง ูŠُูْู„ِุญُ ุงู„ุณَّุงุญِุฑُ ุญَูŠْุซُ ุฃَุชَู‰ (69) ูَุฃُู„ْู‚ِูŠَ ุงู„ุณَّุญَุฑَุฉُ ุณُุฌَّุฏًุง ู‚َุงู„ُูˆุง ุขَู…َู†َّุง ุจِุฑَุจِّ ู‡َุงุฑُูˆู†َ ูˆَู…ُูˆุณَู‰ (ุทู‡ 70)


5)           ูˆَุฅِุฐْ ูŠَุนِุฏُูƒُู…ُ ุงู„ู„َّู‡ُ ุฅِุญْุฏَู‰ ุงู„ุทَّุงุฆِูَุชَูŠْู†ِ ุฃَู†َّู‡َุง ู„َูƒُู…ْ ูˆَุชَูˆَุฏُّูˆู†َ ุฃَู†َّ ุบَูŠْุฑَ ุฐَุงุชِ ุงู„ุดَّูˆْูƒَุฉِ ุชَูƒُูˆู†ُ ู„َูƒُู…ْ ูˆَูŠُุฑِูŠุฏُ ุงู„ู„َّู‡ُ ุฃَู†ْ ูŠُุญِู‚َّ ุงู„ْุญَู‚َّ ุจِูƒَู„ِู…َุงุชِู‡ِ ูˆَูŠَู‚ْุทَุนَ ุฏَุงุจِุฑَ ุงู„ْูƒَุงูِุฑِูŠู†َ} [7] ู„ِูŠُุญِู‚َّ ุงู„ْุญَู‚َّ ูˆَูŠُุจْุทِู„َ ุงู„ْุจَุงุทِู„َ ูˆَู„َูˆْ ูƒَุฑِู‡َ ุงู„ْู…ُุฌْุฑِู…ُูˆู†َ} [ุงู„ุฃู†ูุงู„/8]
6)           ูˆَู‚َุฏِู…ْู†َุง ุฅِู„َู‰ ู…َุง ุนَู…ِู„ُูˆุง ู…ِู†ْ ุนَู…َู„ٍ ูَุฌَุนَู„ْู†َุงู‡ُ ู‡َุจَุงุกً ู…َู†ْุซُูˆุฑًุง} [ุงู„ูุฑู‚ุงู†/23]

7)           ู‚ُู„ْ ุฅِู†َّ ุฑَุจِّูŠ ูŠَู‚ْุฐِูُ ุจِุงู„ْุญَู‚ِّ ุนَู„َّุงู…ُ ุงู„ْุบُูŠُูˆุจِ} [48] ู‚ُู„ْ ุฌَุงุกَ ุงู„ْุญَู‚ُّ ูˆَู…َุง ูŠُุจْุฏِุฆُ ุงู„ْุจَุงุทِู„ُ ูˆَู…َุง ูŠُุนِูŠุฏُ [ุณุจุฃ/49]

8)           ูˆَู‚ُู„ْ ุฌَุงุกَ ุงู„ْุญَู‚ُّ ูˆَุฒَู‡َู‚َ ุงู„ْุจَุงุทِู„ُ ุฅِู†َّ ุงู„ْุจَุงุทِู„َ ูƒَุงู†َ ุฒَู‡ُูˆู‚ًุง} [ุงู„ุฅุณุฑุงุก/81]

9)           ุจَู„ْ ู†َู‚ْุฐِูُ ุจِุงู„ْุญَู‚ِّ ุนَู„َู‰ ุงู„ْุจَุงุทِู„ِ ูَูŠَุฏْู…َุบُู‡ُ ูَุฅِุฐَุง ู‡ُูˆَ ุฒَุงู‡ِู‚ٌ ูˆَู„َูƒُู…ُ ุงู„ْูˆَูŠْู„ُ ู…ِู…َّุง ุชَุตِูُูˆู†َ} [ุงู„ุฃู†ุจูŠุงุก/18]



7.      AYATUSY-SYIFA’:


1)         ู‚َุงุชِู„ُูˆู‡ُู…ْ ูŠُุนَุฐّุจْู‡ُู…ُ ุงู„ู„ّู‡ُ ุจِุฃَูŠْุฏِูŠูƒُู…ْ ูˆَูŠُุฎْุฒِู‡ِู…ْ ูˆَูŠَู†ْุตُุฑْูƒُู…ْ ุนَู„َูŠْู‡ِู…ْ ูˆَูŠَุดْูِ ุตُุฏُูˆุฑَ ู‚َูˆْู…ٍ ู…ّุคْู…ِู†ِูŠู†َ * ูˆَูŠُุฐْู‡ِุจْ ุบَูŠْุธَ ู‚ُู„ُูˆุจِู‡ِู…ْ ูˆَูŠَุชُูˆุจُ ุงู„ู„ّู‡ُ ุนَู„َู‰َ ู…َู† ูŠَุดَุขุกُ ูˆَุงู„ู„ّู‡ُ ุนَู„ِูŠู…ٌ ุญَูƒِูŠู…ٌ "ุงู„ุชูˆุจุฉ:14-15"
2)         ูŠَุฃَูŠّู‡َุง ุงู„ู†ّุงุณُ ู‚َุฏْ ุฌَุขุกَุชْูƒُู…ْ ู…ّูˆْุนِุธَุฉٌ ู…ّู† ุฑّุจّูƒُู…ْ ูˆَุดِูَุขุกٌ ู„ّู…َุง ูِูŠ ุงู„ุตّุฏُูˆุฑِ ูˆَู‡ُุฏًู‰ ูˆَุฑَุญْู…َุฉٌ ู„ّู„ْู…ُุคْู…ِู†ِูŠู†َ  
"ูŠูˆู†ุณ: 57"
3)         ูˆَุฃَูˆْุญَู‰َ ุฑَุจّูƒَ ุฅِู„َู‰َ ุงู„ู†ّุญْู„ِ ุฃَู†ِ ุงุชّุฎِุฐِูŠ ู…ِู†َ ุงู„ْุฌِุจَุงู„ِ ุจُูŠُูˆุชุงً ูˆَู…ِู†َ ุงู„ุดّุฌَุฑِ ูˆَู…ِู…ّุง ูŠَุนْุฑِุดُูˆู†َ * ุซُู…ّ ูƒُู„ِูŠ ู…ِู† ูƒُู„ّ ุงู„ุซّู…َุฑَุงุชِ ูَุงุณْู„ُูƒِูŠ ุณُุจُู„َ ุฑَุจّูƒِ ุฐُู„ُู„ุงً ูŠَุฎْุฑُุฌُ ู…ِู† ุจُุทُูˆู†ِู‡َุง ุดَุฑَุงุจٌ ู…ّุฎْุชَู„ِูٌ ุฃَู„ْูˆَุงู†ُู‡ُ ูِูŠู‡ِ ุดِูَุขุกٌ ู„ِู„ู†ّุงุณِ ุฅِู†ّ ูِูŠ ุฐَู„ِูƒَ ู„ุงَูŠَุฉً ู„ّู‚َูˆْู…ٍ ูŠَุชَูَูƒّุฑُูˆู†َ"ุงู„ู†ุญู„: 68-69" 
4)         ูˆَู†ُู†َุฒّู„ُ ู…ِู†َ ุงู„ْู‚ُุฑْุขู†ِ ู…َุง ู‡ُูˆَ ุดِูَุขุกٌ ูˆَุฑَุญْู…َุฉٌ ู„ّู„ْู…ُุคْู…ِู†ِูŠู†َ ูˆَู„ุงَ ูŠَุฒِูŠุฏُ ุงู„ุธّุงู„ِู…ِูŠู†َ ุฅَู„ุงّ ุฎَุณَุงุฑ"ุงู„ุฅุณุฑุงุก :82" 
5)         ูˆَุฅِุฐَุง ู…َุฑِุถْุชُ ูَู‡ُูˆَ ูŠَุดْูِูŠู†ِ "ุงู„ุดุนุฑุงุก: 80"
6)         ูˆَู„َูˆْ ุฌَุนَู„ْู†َุงู‡ُ ู‚ُุฑْุขู†ุงً ุฃุนْุฌَู…ِูŠّุงً ู„ّู‚َุงู„ُูˆุงْ ู„َูˆْู„ุงَ ูُุตّู„َุชْ ุขูŠَุงุชُู‡ُ ุกَุงุนْุฌَู…ِูŠّ ูˆَุนَุฑَุจِูŠّ ู‚ُู„ْ ู‡ُูˆَ ู„ِู„ّุฐِูŠู†َ ุขู…َู†ُูˆุงْ ู‡ُุฏًู‰ ูˆَุดِูَุขุกٌ ูˆَุงู„ّุฐِูŠู†َ ู„ุงَ ูŠُุคْู…ِู†ُูˆู†َ ูِูŠَ ุขุฐَุงู†ِู‡ِู…ْ ูˆَู‚ْุฑٌ ูˆَู‡ُูˆَ ุนَู„َูŠْู‡ِู…ْ ุนَู…ًู‰ ุฃُูˆْู„َุฆِูƒَ ูŠُู†َุงุฏَูˆْู†َ ู…ِู† ู…ّูƒَุงู†ٍ ุจَุนِูŠุฏٍ
 "ูุตู„ุช: 44"


8.      MEMBUANG REAKSI RUQYAH


1.      Ketika selesai ruqyah dan ternyata masih ada sisa reaksi pada bagian tubuh tertentu, seperti mual, pusing, rasa sakit / kesemutan, maka cara menghilangkannya dengan membacakan doa / ayat dibawah ini.
2.      Sentuhlah tanah terlebih dahulu dengan tangan kanan atau sedikit diludai. Kemudian letakkan tangan pada bagian yang sakit, lalu baca doa-doa ini 3 / 7 kali, kemudian usapkan / dihempaskan untuk membuang penyakitnya.


ุจِุณْู…ِ ุงู„ู„َّู‡ِ ุงู„ุฑَّุญْู…َู†ِ ุงู„ุฑَّุญِูŠู…ِ
1)        ุจِุณْู…ِ ุงู„ู„ู‡ِ ุชُุฑْุจَุฉُ ุงَุฑْุถِู†َุง ุจِุฑِูŠู‚َุฉِ ุจَุนْุถِู†َุง ูŠُุดْูَูŠ ุจِู‡ِ ุณَู‚ِูŠْู…ُู†َุง ุจِุฅِุฐْู†ِ ุฑَุจِّู†َุง.
“Dengan menyebut asma Allah, ini tanah tempat kami dengan ludah (ruqiyah) salah seorang dari kami, dengannya sembuhlah penyakit kami dengan izin Tuhan kami.”(HR. Bukhori dan Muslim dari ‘Aisyah) 

2)       ุจِุณْู…ِ ุงู„ู„َّู‡ِ (3x).  ุงَู„ู„َّู‡ُู…َّ ุฑَุจَّ ุงู„ู†َّุงุณِ, ุฃَุฐْู‡ِุจِ ุงْู„ุจَุฃْุณَ, ุฅِุดْูِ ุฃَู†ْุชَ ุงู„ุดَّุงูِู‰ ู„ุงَุดِูَุงุกَ ุฅِู„ุงَّ ุดِูَุงุคُูƒَ, ุดِูَุงุกً ู„ุงَูŠُุบَุงุฏِุฑُ ุณَู‚َู…ًุง
"Dengan menyebut nama Allah." (3x)
"Ya Allah, Tuhan yang memelihara manusia, hilangkan kesusahan ini, sembuhkan dia. Engkaulah yang Menyembuhkan, tidak ada suatu penyembuhan kecuali penyembuhan Engkau, sembuh tidak diiringi sakit lagi." ( HR.Bukhari dan Muslim )

9.               
3)        ุจِุณْู…ِ ุงู„ู„َّู‡ِ (3x). ุงَุนُูˆْุฐُ ุจِุนِุฒَّุฉِ ุงู„ู„َّู‡ِ ูˆَู‚ُุฏْุฑَุชِู‡ِ ู…ِู†ْ ุดَุฑِّู…َุง ุงَุฌِุฏُ ูˆَ ุงُุญَุงุฐِุฑُ. (7x)

"Dengan menyebut nama Allah." (3x)
"Aku berlindung dengan keperkasaan Allah dan kekuasaanNya dari kejahatan penyakit yang aku dapati dan aku takuti." (7x)

4)        ูَูŠَู†ْุณَุฎُ ุงู„ู„َّู‡ُ ู…َุง ูŠُู„ْู‚ِูŠ ุงู„ุดَّูŠْุทَุงู†ُ ุซُู…َّ ูŠُุญْูƒِู…ُ ุงู„ู„َّู‡ُ ุขูŠَุงุชِู‡ِ ูˆَุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„ِูŠْู…ٌ ุญَูƒِูŠْู…ٌ.   
maka Allah menghilangkan apa yang dimasukkan oleh syaitan itu, dan Allah menguatkan ayat-ayat-Nya dan Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana, AL-HAJJ: 52

ATAU CUKUP DENGAN DOA NOMOR 3 DAN 4 SAJA, KEMUDIAN DIULANG SAMPAI 3 / 7 KALI

14.  MEMBENTENGI DIRI.

Untuk membentengi diri agar penyakit yang sudah keluar tidak akan kembali lagi, maka yang harus dilakukan setiap harinya adalah:
1)         Taubat.
2)         Tingkatkan ibadah,
3)         Setiap hari baca dzikir pagi dan petang, baca dzikir ketika hendak dan bangun tidur.
4)         Banyak bersedekah.


Peringatan:

1.      Ulangi ruqyah seperti ini setiap hari sampai Allah benar-benar mengangkat semua penyakitnya.
2.      Tahan jangan sampai mengantuk pada saat melaksanakan ruqyah, karena gangguan pertama dalam ruqyah biasanya rasa ngantuk berat.
3.      Lawan rasa malas, ketika sudah hampir habis penyakitnya biasanya timbul rasa malah untuk melanjutkan ruqyahnya. Ingat itu hanyalah tipu daya setan untuk menggagalkan agar tidak dilanjutkan ruqyahnya.


Ssemoga berhasil

Kesembuhan hanyalah milik Allah